Daftar Isi
Salah satu tantangan dalam memulai usaha sendiri adalah kelangsungan hidup perusahaan itu sendiri, perusahaan yang didalamnya memiliki hubungan yang harmonis cenderung lebih “awet” dibandingkan dengan perusahaan yang tidak harmonis. Hubungan yang harmonis ini bisa antara pimpinan dan karyawan dan juga antar karyawan itu sendiri.
Perusahaan dengan tingkat turn-over karyawan yang tinggi tentunya dapat merugikan perusahaan, karena perusahaan akan mengeluarkan biaya untuk mencari karyawan baru, tidak sampai situ saja, perusahaan juga perlu mengeluarkan biaya untuk melatih karyawan tersebut.
Sumber: http://www.slideshare.net/SolusiBCA/pentingnya-hubungan-harmonis-dalam-perusahaan
Mengatur perusahaan bisa diibaratkan sedang mengadakan konser orkestra:
- Pimpinan perusahaan yaitu Anda sebagai konduktor, menjaga tempo dan harmonisasi memastikan agar konser tersebut dapat menghasilkan alunan musik yang spektakuler.
- Karyawan sebagai musisi yang memainkan alat musik, menghasilkan musik yang indah.
- Not dalam partitur sebagai visi misi dari perusahaan Anda.
- Lagu yang dimainkan adalah produk/jasa dari perusahaan Anda.
- Penonton adalah klien atau konsumen Anda.
- Apresiasi berupa tepuk tangan, atau bahkan standing applause adalah tujuan dari perusahaan Anda.
Sukses atau tidaknya konser tersebut membutuhkan kerja keras dari semua orang yang ada di dalamnya dan sudah pasti didalamnya dituntut hubungan yang harmonis.
Baca juga: Cara Memilih Perumahan Terbaik
Apa saja kiat untuk membuat hubungan yang harmonis di dalam perusahaan?
1. Saling Menghargai dan Menghormati
Perusahaan yang menumbuhkan sikap saling menghargai dan menghormati tentunya akan membuat hubungan dalam perusahaan itu menjadi baik. Semua orang ingin dihargai, termasuk Anda bukan? Sikap saling menghargai dan menghormati ini bisa tercermin dari mudahnya karyawan dalam memberikan aspirasinya, selain itu perlu juga saling menghargai dan menghormati peran karyawan dan pimpinan dalam perusahaan.
2. Keterbukaan
Anda tidak perlu membuka ada yang menjadi rahasia dapur anda kepada karyawan, yang dimaksud keterbukaan disini adalah karyawan dapat mengetahui perkembangan perusahaan sehingga karyawan tidak merasa ada yang ditutup-tutupi oleh perusahaan. Dengan terbuka kepada karyawan, maka karyawan dapat merasa nyaman dan tentunya mereka akan berjuang sekuat tenaganya untuk perusahaan.
3. Komunikasi yang Baik
Perusahaan yang sukses salah satu cirinya adalah dikenal oleh masyarakat umum, nah bagaimana caranya agar bisa dikenal? Tentunya perusahaan harus memiliki hubungan/komunikasi yang baik dengan media massa. Komunikasi eksternal tersebut bisa juga diaplikasikan di dalam perusahan, istilahnya adalah internal communication. Perusahaan dapat memberikan informasi terbaru pada karyawan melalui media seperti mading/majalah dinding, majalah perusahaan bahkan dengan mengirimkan email kepada karyawan.
Jika Anda sudah melakukan hal diatas, sudah pasti akan terjalin hubungan yang harmonis dalam perusahaan Anda, oh ya untuk melengkapi artikel ini saya sertakan juga slide yang sangat bagus yang berhubungan dengan harmonisasi dalam perusahaan:
Selamat mencoba!
Bagikan Melalui
Donny Sumitra
terima kasih artikelnya mas, ternyata nga gampang yah membuat perusahaan harmonis
admin
Terima kasih sudah membaca.
Asmara Winang
Terima kasih bahannya. Banyak ide baru buat saya belajar.
admin
bagus berguna bahan2nya
Wisang
Kalau ada bahan-bahan lain dari slide share boleh ditulis juga mas. isinya bagus dan berguna buat yang sedang mulai usaha.
admin
sipp. trims sudah berkunjung dan membaca
Odon
isinya bagus, nambah ilmu dan wawasan. makasih
admin
sama – sama. semoga berguna.
Santi
Ini topik yang lagi gw cari karena lagi ada masalah ama karyawan di workshop. makasih infonya
admin
Mudah2han bisa membantu dan memberikan pencerahan.
Sari Dwika
Ternyata hubungan harmonis gak hanya soal gaji dan kompensasi. ada banyak hal lain.
admin
Setuju banget. Memang begitulah
Cara Memilih Perumahan Terbaik
[…] Baca juga: Cara Menjaga Hubungan Harmonis antar Karyawan di Perusahaan Anda […]