Daftar Isi
Dalam tulisan sebelumnya sudah dibahas apa itu sistem rujukan. Sekarang, saya akan menjelaskan tips menghadapi sistem rujukan. Apa yang perlu dipersiapkan peserta BPJS supaya mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.
Dari pengalaman menggunakan sendiri serta membaca komentar dan keluhan para pembaca blog yang kebetulan merupakan peserta BPJS juga, saya berkesimpulan bahwa sebenarnya banyak hal bisa diantisipasi seandainya peserta memahami dengan baik bagaimana sistem rujukan bekerja.
Jadi daripada banyak mengeluh atau komplain, lebih baik persiapkan diri kita dengan pemahaman yang baik.
Daftar Isi
Rujukan BPJS Kesehatan
Saya mengumpulkan sejumlah hal yang menurut saya penting dan pertanyaan yang umum diajukan oleh peserta ketika mengikuti sistem rujukan. Ini bisa menjadi tips kita semua dalam memanfaatkan jaminan kesehatan BPJS dengan lebih baik.
#1 Fasilitas Kesehatan Pertama (Faskes I) sangat penting
Ingin berobat dengan BPJS, Anda harus ke Faskes I atau Faskes primer terlebih dahulu. Tidak bisa langsung berobat ke rumah sakit karena rumah sakit tidak akan menerima selama tidak ada surat rujukan dari Faskes I.
Bisa kesembarang Faskes I ? Tidak bisa. Anda harus pergi Faskes I yang tercantum di dalam kartu BPJS Anda .
Jadi ada dua hal penting yang selalu Anda harus ingat:
Pertama, setiap berobat harus ke Faskes I dulu. Tidak bisa langsung mendatangi ke rumah sakit atau dokter spesialis.
Kedua, Faskes I harus yang sudah ditunjuk oleh BPJS untuk Anda. Tidak boleh Faskes I lain, kecuali dalam kondisi gawat darurat.
Jadi setiap kali berobat dengan BPJS, langkah pertama adalah mengunjungi Faskes I yang ada di kartu. Jika Faskes I memutuskan tidak bisa menangani kasus Anda, barulah Anda dirujuk ke rumah sakit.
Karena itu, keberadaan Faskes I sangat kritikal.
#2 Memilih Faskes I Tidak Kalah Penting
Karena Faskes I sangat penting, pilih yang Anda bisa jangkau dengan mudah. Jangan yang jauh dari tempat tinggal, yang akan menyulitkan saat butuh segera berobat.
Saat melakukan mendaftar, pastikan Anda survei faskes I terlebih dahulu. Cari yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
Saya pribadi memilih Faskes I berdasarkan kriteria:
- Lokasinya dekat dan mudah dicapai dari rumah.
- Buka 24 jam. Penyakit bisa datang kapan saja, sehingga memilih Faskes I yang bisa dirujuk setiap saat pasti sangat membantu. Sebaliknya, jika memilih Faskes yang hanya buka di hari kerja, Anda harus antisipasi kondisi saat membutuhkan penanganan kesehatan Faskes I masih tutup.
- Jika pilih puskesmas, pastikan mengerti jam buka dan tutupnya. Setahu saya, banyak puskesmas yang tidak buka di hari Sabtu dan Minggu.
- Jika memungkinkan, sebaiknya pilih Faskes I yang memiliki fasilitas layanan lengkap. Misalnya, ada dokter spesialis, dokter anak dan fasilitas yang memadai. Jadi Anda one-stop service.
Penentuan Faskes I akan dilakukan ketika mendaftar secara oline. BPJS menyediakan daftar Faskes I di seluruh Indonesia. Makanya, sebaiknya siapkan pilihan Anda sebelum mendaftar.
#3 Beda Alamat KTP dan Lokasi Faskes I Diperbolehkan
Apakah lokasi alamat KTP dan Faskes I harus sama ?
Ini jadi masalah karena banyak warga yang alamat domisili dan alamat KTP berbeda. Contohnya, banyak yang tinggal di jakarta untuk bekerja, tapi KTP masih di luar Jakarta.
Sesuai ketentuan, peserta diperbolehkan memiliki lokasi Faskes I yang berbeda dengan KTP.
Jadi jangan khawatir bahwa lokasi KTP berbeda dari faskes I. Selama peserta berobat ke faskes yang sudah ditunjuk, proses jaminan kesehatan BPJS dapat dilakukan.
#3 Diluar Kota Tetap Bisa Berobat dengan BPJS
Bagaimana jika sedang di luar kota kemudian sakit sedangkan Faskes I ada di daerah lain ?
BPJS berlaku secara nasional. Jadi pada pada prinsipnya, di lokasi mana saja di Indonesia peserta bisa menggunakan BPJS.
Tapi, jika berobat di luar daerah, peserta harus datang dahulu ke kantor BPJS terdekat. Kantor BPJS akan menunjukkan Faskes I yang bisa digunakan untuk mendapatkan layanan kesehatan.
#4 Apakah Bisa Tidak Rujukan ?
Bagaimana jika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera. Apakah tetap harus pergi ke Faskes I ?
Ketentuan pelayanan rujukan berjenjang dapat dikecualikan, jika terjadi keadaan gawat darurat.
Tapi bagi peserta penting untuk tahu bahwa kondisi kegawatdaruratan mengikuti ketentuan yang berlaku dari BPJS. Artinya, kondisi yang gawat darurat menurut peserta, belum tentu masuk kategeori sesuai ketentuan BPJS.
Ini adalah Kriteria Gawat Darurat yang sesuai ketentuan BPJS saat peserta mengalaminya tidak perlu datang ke Faskes I tapi bisa langsung ke rumah sakit manapun untuk segera ditangani. Jadi rumah sakitnya pun bisa yang belum kerjasama dengan BPJS, selama memang masuk dalam kriteria gawat darurat.
#5 Apakah Bisa Klaim ke BPJS ?
Sering muncul pertanyaan apakah bisa klaim reimbursement biaya berobat di rumah sakit ke BPJS ? Ini mungkin masih terbawa cara penanganan di asuransi kesehatan yang menerima reimbursement.
Saat sakit atau berobat, peserta harus ditangani oleh Fasilitas Kesehatan yang sudah kerjasama dengan BPJS. Dengan begitu tidak ada pembayaran yang perlu dikeluarkan oleh pasien.
Singkat kata, klaim reimbursement tidak dapat dilakukan kepada BPJS.
#6 Apakah Bisa Mengganti Faskes I ?
Bisa ganti Faskes I. Tapi, Anda harus menjadi peserta selama minimum 3 bulan.
Kesimpulan
Iuran BPJS yang sangat terjangkau membuat jaminan kesehatan ini menawarkan sejumlah manfaat yang menguntungkan buat para pesertanya. Tapi, syaratnya peserta harus memahami aturan main, rule of the game, dalam sistem ini.
Saya berpendapat dengan paham bagaimana sistem rujukan bekerja, apa prosedurnya, bagaimana menyiasatinya , niscaya kita bisa mengambil manfaat layanan kesehatan ini secara maksimal.
Ingin tahu lebih jauh lagi bisa baca Panduan BPJS Kesehatan.
Update:
BPJS mengeluarkan ketentuan terbaru mengenai denda dan sanksi keterlambatan pembayaran iuran per bulan. Simak disini.
Bagikan Melalui
islam di dadaku
selama ini saya sudah memakai askes dan bpjs dan sangat membantu saya sebagai pegawai kecil
admin
Terima kasih.
Putra Sigit Winantyo
Diluar kota bisa berobat dg BPJS Kesehatan, ini hanya PHP bagi kami, karena kami harus lapor ke Kantor BPJS di kota, dimana kita berada, sementara kita berada di luar kota pas hari libur, dan kenyataannya kantor BPJS Kesehatan juga libur… trus kita lapor ke siapa ?
nanang
Nice info gan… sangat mmbantu… 🙂
jovie
Gan mau nanya…
Saya coba online registrasi bpjs, tapi yg tertera pada faskes 1 hanyalah puskesmas…padahal ada RSU lain yang saya inginkan buka 24 jam, dokter lgkp, dll. yang sebenarnya sudah masuk daftar BPJS, namun saat registrasi…tetap saja RSU tersebuy tidak ada dalam pilihan…apakah jika saya terpaksa memilih puskesmas biasa tapi saya ingin melahirkan di RSU yang saya inginkan bisa? Mengingat gak ada option saat registrasi?
Bingung saya…
admin
Silahkan dibaca baik-baik kembali mengenai apa itu Faskes I. Supaya tidak bingung.
Faskes I itu adalah Puskesmas. Semoga jelas.
kusno, SHI
saya mendaftar BPJS on line. dan sudah berhasil. sudah berjalan 5 bulan.
pada saat memilih klinik rujukan saya pilih klinik ananda. karena dalam pikiran saya itu adalah rumah sakit ananda yang ada di pondok ungu.
tetapi setelah saya tanya ke RS ananda tersebut katanya bukan di RS tersebut.
saya berusaha mencari klinik ananda sesuai rujukan yang tercetak pada kartu BPJS tetapi gak ketemu.
mohon bantuanya untuk memberikan alamat klinik tersebut. sebagai pertimbangan kami tinggal di kel;urahan Cakung Barat kec. cakung jakarta timur
Sucipto Kuncoro
Bapak/Ibu, berobat dengan BPJS Kesehatan tidak ada yang bisa 24 jam, bahkan di RSU sekalipun. Yang bisa 24 jam hanya kondisi gawat darurat alias antara hidup dan mati. Kalau semua orang boleh langsung berobat ke RSU, akan hancur pelayanan promotif dan preventif di faskes 1.
Perlu diketahui juga, bahkan di klinik 24 jam, pelayanan untuk pasien BPJS Kesehatan tidak 24 jam (kecuali darurat). Jam pelayanan BPJS tergantung dari MoU BPJS dan faskes (sistem pembayaran juga berperan). Jadi kalau sakitnya common cold jangan heran kalau datang tengah malam pasti ditolak, harus tunggu besok pagi.
admin
Terima kasih pendapatnya.
jestu
Mau nanya,kalau misalnya kita minta dirujuk ke rumah sakit lain beda propinsi pakai bpjs bisa ngk..?
admin
Jestu,
Anda harus periksa di Faskes I yang tercantum di Kartu Peserta BPJS. Faskes I nanti yang akan memberikan rujukan.
salam
Triretno Wardhani
Jika anak saya sakit pada saat faskes tingkat 1 tutup bagaimana
admin
Triretno Wardhani,
1) Cari Faskes I yang buka 24 jam
2) Tunggu sampai Faskes I buka
3) Jika gawa darurat bisa langsung ke RS.
salam
yeyen
Apa guna kita bayar tiap bulan mau berobat harus rumit dan tidak jelaas alasanya. Kalau tidak mengikuti tidak dibayar oleh bpjs. Padahal itu hak untuk berobat.kita bayar tiapa bulan.harus ditentuin dimna mau berobat. Yg jelas masarakat kita semua ingin yg lebih baik. Bukan dibuat ribet ,hrus melalui tingakatan untuk rujukan. Tolong itu di pikirkan. Contoh sy denger kota sya.ada pasien patah tulang.berobat pakai bpjs,ditolak/tidk masuk kriteria.dng alasan itu kan karena sepak bola / hobi jd tidk bisa pakai bpjs. Dan disuruh untuk pembayaran pasien umum. Apa guna kita daftar bpjs bayar tiap bulan kalau tidk berguna untuk berobat. Gk masuk akal.
admin
yeyen,
Sebaiknya jika ber-komentar paham masalahnya apa.
salam
rena
sy kecewa dg bpjs, 2 minggu yg lalu anak sy sakit diare akut sdh berobat di faskes 1, bsk malemnya kondisi anak sy lemas sy anggap itu darurat krn kondisinya sdh lemah lsng sy bw ke igd RS pas nyampe sana dokter jaga bilang ini hrs di rawat, pas ngaku pasien bpjs pihak RS bilang smua kamar penuh…. tragis…
usut pny usut trnyata tetangga sy pun sama nasibnya…. ditolak rawat inap krn bpjs!
silvia
boleh tanya kalau misalkan bulan kemaren saya minta surat rujukan bpjs tanggal 29 apa bulan ini saya boleh / bisa minta surat rujukan bpjs tanggal 28 ty
Reggy Pratama
Komentar anda terlalu emosional tanpa ada masalah yang jelas, padahal kalo ikut aturan pasti lancar dan ga ada namanya dirugikan, malah kita diuntungkan
Samsul
Mau tnya, kami punya Faskes1 nya ada di sampit. Kebetulan istri saya lagi hamil, misalnya pingin melahirkan di jawa (kediri) biar dekat dengan keluarga bisa gak ya minta rujukan untuk melahirkan di sana. Thanks
admin
Samsul,
Bisa. Anda harus mengurus ke kantor BPJS di tempat yang dituju.
salam
orang miskin
Sekarang orang miskin makin miskin, semenjak di terbitkan BPJS oleh pemerintah kami orang miskin kalau mau berobat selalu di kucilkan,, beda dulu waktu masih pak SBY semua serba gratis , sekarang mau tidak mau untuk menjalani hidup dan agar sembuh dari sakit harus ambil BPJs yg harus di bayar tiap bulan. Kasihan Rakyat miskin sekarang, mudah-mudahan di era pemerintahan yang akan datang sistem ini sudah tidak ada lagi.
admin
Ahmad,
BPJS Kesehatan itu dilaksanakan berdasarkan perintah Undang – Undang yang dibuat dan disahkan di jaman SBY. Pemerintah sekarang hanya mengimplementasikan BPJS sesuai Undang – Undang tersebut.
Sebaiknya jika ingin protes, Anda baca dahulu dengan baik, supaya infonya akurat dan tidak terkesan menyalahkan tanpa paham latar belakangnya.
salam
imam
selalu berlindung dibalik undang-undang, dirubah donk uu nya.
andan
saya mau tanya…istri saya berdomisili d bekasi pondok gede n fakes 1 d pondok gede…n sdangkan sy tinggl d duren sawit…apa bisa berubah fakes pondok gede pindah k jakarta d fakes 1domisili saya…
admin
Andan,
Bisa tapi setelah sejak 3 bulan kepesertaan mulai.
salam
andi
mau tanya sob…apakah faskes pertama sudah ditunjuk bpjs buat rujukan kerumah sakit tertentu?bisakah kita minta rujukan kerumah sakit yg kt pilih?
admin
Andi,
Peserta harus berobat di Faskes I yang tercantum di kartu. Nanti dari sana, bisa dirujuk ke rumah sakit, bisa tidak, tergantung pihak Faskes I.
salam
arlin
sya ktp nya jakarta, tp tinggal di cileungsi.. klo mau pindah faskes nya ke cileungsi bisa g ya?
admin
Arlin,
Bisa.
salam
yuli
Suami sy kan udh terdftr bpjs lewah t4 kejanya otomatis kan 1kk uda didftarin koq cuma dikasih 1 kartu sama perusahaannya ya trs buat sy sama ank saya gak,apkh krtu suami saya bisa sy gunakan?
admin
Yuli,
Setahu saya masing -masing peserta harus memiliki kartu BPJS. Silahkan ditanyakan ke kantornya.
salam
Metta
Ibu Yuli, karena ibu terdaftar via perusahaan suami, coba dipastikan apakah saat didaftarkan tsb pihak perusahaan juga mendaftarkan anggota keluarga karyawan sesuai dengan yang tercantum di KK. Kalau pun karena satu dan lain hal suami-istri dan/atau anak beda KK (mungkin karena baru menikah atau kebetulan karena satu dan lain hal anak/suami/istri terdaftar di KK anggota keluarga lain), istri/suami dan anak2 tsb tetap dapat didaftarkan sebagai anggota keluarga karyawan/wati ybs dengan bukti dokumen yang sah, mis. surat nikah, akte lahir anak, dsb.
Iuran untuk karyawan tidak tergantung pada status / jumlah anggota yang didaftarkan, karena iuran tsb nilainya tergantung gaji karyawan tsb dan jumlahnya sama untuk nilai gaji yang sama hingga level tertentu (ada batas maximum yang ditentukan pemerintah) baik ybs lajang maupun berkeluarga, keluarga tanpa anak maupun keluarga dengan anak 1, 2, maupun 3 (u/ anak ke 4 dst masuk sebagai anggota keluarga tambahan), dan setiap anggota keluarga tsb masing2 akan diberikan satu kartu peserta yang faskes I-nya bisa saja berbeda2 sesuai domisili anggota keluarga ybs (jadi bisa saja suami di Sampit faskes I-nya di Semarang, kemudian istri karena tinggal di Semarang faskes I-nya di Semarang, kemudian anak2 karena bersekolah/kuliah di Yogya faskes I-nya di Yogya). Ini tampaknya yang harus disosialisasikan ke PIC di perusahaan dan para karyawan/peserta, karena pernah saya temui pihak perusahaan yang tidak mau mendaftarkan anggota keluarga karyawan dengan alasan takut iurannya nanti bertambah, atau kalaupun didaftarkan, satu keluarga wajib sama faskes I-nya sehingga kalau sesuai kartu, istri dan anak2 pada kasus di atas harus berobat di Sampit karena suami bekerja di Sampit, suatu hal yang sungguh amat mustahil, karena tentunya dari segi biaya transportasi (dan juga waktu) sungguh tidak efisien
andri
Sya mau nnya..kmren istri melahirkan..kbtulan rumah sakit yang kerjasma dgn bpjs jauh sekali…pada saat itu istri ketubanx..udah pecah jd sy bawa kebidan terdekat…setelah itu bidan merujuk ke RS terdekat tp tdk kerja sama dgn bpjs…kta dokter istri sy hrus dicaesar..jd diputuskan csar dgn biaya yang mahal…pdhl sy peserta bpjs…terpaksa sy byr dgn duit pribadi..dlm kasus ini apakah sy bsa reinburst….thnks..
julius
Selamat malam bang/kak admin, ijin share pengalaman berobat menggunakan kartu bpjs ya.
Berawal dari keluhan semakin bengkaknya gusi kanan istri saya, maka saya berangkat ke rs bayukarta karawang. Tentunya dengan jadi pasien umum. Kemudian diperiksa di poli gigi, dengan hasil harus di rontgen panoramik dulu. Kemudian kamipun melakukan rontgen tersebut. Dan kembali ke poligigi bayukarta keesokan harinya. Dan hasilnya, berdasarkan rontgen, trnyata harus dirujuk ke spesialis bedah mulut, karena terindikasi benjolan di rongga mulut itu mrrupakan sejenis tumor jinak.
Brrlanjut, lalu kamipun menemui dokter spesialis bedah mulut yang dirujuk, masih di rs yang sama. Dan hasilnya, positif tumor jinak dan harus segera dioperasi. Berhubung saya hanya berpenghasilan pas2an maka saya minya ditangguhkan dulu. Karena belum ada biaya yg sekitar mencapai 12juta.Lalu singkat kata sayapun memilih mnggunakan bpjs. Saya ikuti prosedurnya dengan baik, seperti mendaftarkan klinik terdekat yang sudah terdaftar dibpjs. Lalu saya datang k klinik dan meminta surat rujukan untuk k rs bayukarta. Dan dapatlah surat rujukannya.
Sayapun kembali ke rs bayukarta, namun kali ini kami mendaftar di pasien bpjs. Nah disinilah yang sungguh sangat, sangat tidak says duga. Ternyata tellernya bilang, bayukarta hanya menerima pasien anak untuk poli gigi, untuk dewasa belum ada. Alangkah hancur, kecewa, depresi hati saya menerima berita ini. Maka langsung saja says k ruang poligigi untuk mengambil hasil rontgen istri saya, ysng kemarin memang dititipkan d situ.
Sampai saya curhat begini, kami blum periksa lagi, masih trauma soalnya..
Mungkin besok saya akan minta rekomend dari klinik, biar dapet rs rujukan yg kompeten mnrima pasien seperti kami…
Terimakasih bang/kak admin..
:emot sedih:
tias
apakah bisamendaftar bpjs dengan memilih faskes 1, diluar kabupaten domisili? namun masih dalam satu propinsi,
faskes tersebut termuat dalam daftar bpjs
Chandra yuda pratama
Istri saya sebentar lagi akan melahirkan.. kebetulan faskes 1 bpjs sy tidak 24 jam.. nah jika tiba2 malam hari atau tengah malam istri saya ingin melahirkan apakah saya bisa langsung ke rumah sakit yg ikut bpjs…
admin
Chandra, silahkan dibaca di blog pembahasan melahirkan dengan BPJS. salam
Bayu
Saya minta info zona2 rujukan diseluruh indonesia untuk setiap faskes 1,misalnya puskesmas A hanya bisa mengeluarkan rujukan RS apa saja?makasih..
admin
Bayu, setahu saya data yang Anda minta itu tidak ada. salam
Natnat
Sy sedang hamil saat ini dan suami saya seorang PNS. Sy biasa konsultasi dgn dokter kandungan di wil Jakarta Pusat dan RS tersebut kerjasama dengan BPJS, sedangkan faskes tingkat 1 di wilayah Jakarta Barat.
Dapatkah sy minta dirujuk ke RS Jakarta Pusat, karena sy harus caesar yang disebabkan kehamilan sebelumnya belum genap 2 tahun caesar dan dokter yang menangani saya di RS wil Jakpus.
Terima kasih.
novan
mlm pak.. mau tanya kalau faskes 1(dokter keluarga) tutup (tidak praktek lagi)bagaimana? padahal bpjs baru jadi bulan ini. apa bisa pindah faskes 1?
aulia
Dear admin ,
Saya minta pencerahan
Domisili ktp ibu saya di depok ,beliau pemegang askes sebelumnya dan biasa berobat di rs jakarta nah ,sewaktu minta rujukan ke faskes 1 di sana dibilang harus ke rs di sekitar depok sedangkan rs di depok tidak bisa memenuhi kuota obat obat an untuk sebulan walhasil ibu saya harus mengeluarkan uang banyak yg biasanya ditanggung penuh oleh askes nya di rs jakarta .apakah ibu saya bisa pindah faskes 1?ke jakarta?untuk memudahkan mendapatkan surat rujukan ke rs biasa nya ?
Terima kasih admin
April
Istri mau persalinan dilain kota.. dg alasan dekat ortu..dan dari anak pertama dan kedua persalinan di kota trsbt.. anak ketiga jg rekam medis dkota trsbt..bagaimana cara agar bs gunakan bpjs..trims
lorensiyanto
Maaf mau tanya saya berobat ke dokter praktek yang tdk tercatat dalam daftar fasilitas kesehatan.apakah bisa memberikan rujukan ke rumah sakit yang terdaftar di daftar fasilitas kesehatan bpjs kesehatan.terimakasih
admin
lorensiyanto, ketentuan BPJS jelas bahwa berobat harus di Faskes. salam
Yati
Faskes 1 di kab. Rantau , trus sy minta rujukan ke banjarmasin tp bpjs saya baru jdi bulan ini bisa ga?
anwar saibi
Sy peserta bpjs kesehatan pekerja.Untuk pemeriksaan mata dan utk mendapatkan kacamata apa saja yg harus sy lalukam..apakah peserta dikenai biaya utk mndapatkan kacamatanya.Mohon informasi utk prosedurnya seperti apa.Trimkasih.
Agatha
Pak, saya mau tanya. Saya terdaftar di salah 1 faskes tingkat 1 dekat domisili saya (Jakarta Barat). Suatu hari saat berobat disana, saya menanyakan perihal faskes lanjutan (Rumah Sakit) rekanan BPJS yg dapat dirujuk bilamana kondisi saya membutuhkan penanganan lanjutan tiba2. Dokter di faskes 1 tersebut menginfokan bahwa saya hanya bisa dirujuk ke RS yg bekerja sama dengan klink pratama tsb yg mana di RS Harapan Kita tdk dapat dirujuk dari klinik saya tsb. Mohon diinfokan apakah sebenarnya bisa saya meminta rujukan ke RSAB Harapan Kita yg merupakan rekanan BPJS tetapi menurut dokter tidak bekerja sama dengan klink tsb.
Terima kasih.
admin
Setiap Faskes sudah ada rumah sakit yang menjadi rujukan mereka – biasanya rumah sakit daerah, baru rumah sakit pusat. Semuanya tergantung pihak Faskes I. Keputusan final rujukan di tangan Faskes I, meskipun peserta bisa mengajukan. salam
Suhendra
Selamat malam pak, saya sakit gigi ( gigi saya ada yang goyang ) saya anggota BPJS Kesehatan. cara nya gimana ya agar bisa berobat kedokter
Yuni
Saya pada bulan desember kecelakaan. Sehingga kaki saya patah. Dan saya dibawa ke rsud persahabatan. Sekarang rencananya saya mau check up lagi. Dan niatnya mau di ronsen. Apakah check up & ronsennya bayar? Dan apakah saya bisa langsung ke rsud persahabatan lagi atau perlu ke faskes 1?
admin
Harus ke Faskes I. Harusnya di cover BPJS. salam
lina
mau tanya donk, no faskes itu didapat kan dari mana dan apakah setiap org itu no faskesnya berbeda?
admin
ada sewaktu mendaftar dan tercantum di kartu peserta BPJS.
rhara mira
Saya sedang hamil dan dokter menyarankan utk caesar krna riwayat kehamilan yg pertama. Saat ini saya tinggal didaerah cibinong sedangkan faskes 1 bpjs saya didepok. Apakah bisa saya Minta rujukan dipuskesmas cibinong agar saya tidak perlu ke depok, mengingat kondisi kehamilan sy yg sudah besar..?
Dan jika memang harus tetap meminta rujukan dari faskes 1 pancoran mas depok,apakah bisa suami sy saja yg datang dan mengajukan sndiri tanpa harus saya ikut ke tempat faskes 1 saya? Trims
admin
Dicoba ke Faskes-nya.
Lafiah
Saya pemegang kartu BPJS dengan kelas rawat 1 (satu), belum pernah saya pakai dari setahun yg lalu sejak saya buat. Saya mau coba pakai untuk proses persalinan. Permasalahannya Faskes 1 ada di Depok, sedangkan dokter dan rumah sakit yg menangani saya selama ini ada di kebun jeruk ( kebetulan rumah sakit saya ini sudah bekerja sama dengan BPJS ). Yang saya mau tanya bisakah saya minta rujukan ke Faskes 1 untuk dirujuk kerumah sakit di kebun jeruk ini, mengingat saya ada riwayat keguguran di kehamilan pertama. Terima kasih
admin
Rujukan itu yang memutuskan Faskes I.
Azmi
Saya sedang hamil dan waktu itu sakit diare parah. Saya sudah antre lama dgn kondisi sgt drop. Begitu ktmu dokter fakses 1. Cm bilang “wah ibu lg hamil saya g brani kasih obat” pas saya minta rujukan untuk brobat ke rs kok g dikasih ya malah jawab “surat rujukan apa, kl ibu keguguran baru saya kasih”. Dan saya disuruh cari spesialis sndri. Sy cb ke bidan ttp bayar dan hasilnya g da perubahan. Akhrinya cr rs sndri tnpa rujukan… wktu itu hbs biaya krg lbh 4jt. Mmg kaya gt yaaa pelayanannya…?? Atau saya yg g paham
dhiusto
Mau nanya sy punya BPJS dari perusahaan tp tidak sesuai dgn alamat kk,faskes 1 yang ada di kartu beralamat di papua,sedangkan sy dan keluarga tinggal di makassar,apa bisa saya pakai terus di makassar at tdk.at harus perubahan data,gimana solusinya dan hrs bgmna,gak mungkin sy ambil rujukan ke papua dl br ke makassar lg.
admin
Cek di kartu BPJS mengenai lokasi Faskes I untuk berobat dan meminta rujukan ke rumah sakit. salam
Matin bertanya
Ibu saya PNS dan otomatis saya juga punya kartu askes. saya tinggal di A dikarenakan mondok. kota saya ada di Z. bisa ndak menggunakan Askes untuk berobat ke RSUD di tempat sekitar saya mondok sedangkan saya bukan asli org situ. dan bagaimana caranya?
maria
sy tgl di kota maumere faskes I dimaumere. pada tgl 2juli 2016 sy operasi sinusitis di rst wirasakti kupang dan hrs kontrol 1bln kemudian hrs kontrol lg ke poli tht rst wirasakti waktu sy minta rujukan ke faskes I malah di rujuk ke poli tht rsu maumere apakah dari faskes I tdk bs lgsg di rujuk ke rst wirasakti saja krn alatnya lebih lengkap dan sy operasinya dirst wirasakti jg.
info bpjs
wah bagus artikelnya saya jadi paham om
esti
saya mendapatkan bpjs dari pemerintah yang KIS dulu saya pernah minta rujukan ke Rs pilihan saya ,tapi ternyata RS tersebut tidak sesuai dengan saya apakah bisa saya minta rujukan ke faskes I untuk minta pindah RS lain?? terimakasih
admin
Dicoba saja ke faskes I.
bambang
Mau nanya bisakah kita memikih rs.rujukan sendiri terima kasih sebelumnya
admin
Tidak.
Haqi
saya mempunyai ayah yang tekena penyakit jantung.
singkatnya ayah saya sudah cocok berobat di rumah sakit swasta beda kabupaten tapi masih satu provinsi. dan rumah sakit tersebut juga menerima BPJS Kesehatan.
Saya pernah ke fase I meminta rujukan ke rumah sakit tersebut katanya ga boleh harus rumah sakit satu daerah dulu.
yang saya tanyakan.
1. Bisakah kita meminta secara pribadi rumah sakit rujukan mana yang kita pilih.
2. Bisakah rujukan itu diluar daerah ? dalam hal ini beda kabupaten.
3. Bisakah ayah saya tidak ikut ke fase I karna kesehatannya yang ga memungkinkan.
admin
Soal rujukan dimana itu hak prerogatif BPJS. Peserta bisa meminta tapi keputusan di BPJS. Yang kami tahu, BPJS biasanya akan merujuk dari Puskesmas ke Rumas Sakit Daerah.
Nur
saya pegawai baru di perusahaan dan di tugaskan untuk mengelola bpjs karyawan.. yang saya mau tanyakan, apakah bisa mendaftarkan orang tua dan adik peserta ke dalam badan usaha tetapi beda no kartu keluarga dengan peserta?
Achmad
Selamat pagi, saya ingin bertanya soal penggunaan BPJS pada Faskes selain yang ditujukan pada waktu isi formulir pendaftaran.
contoh :
BPJS saya rujukannya klinik A, saya ingin berobat mata, tetapi tidak ada pengobatan mata di klinik A. sedangkan di klinik B ada pengobatan matanya. apakah bisa saya berobat mata dengan BPJS di klinik B?
Terima Kasih
renny andriyani
Hari minggu tgl 30 April 2017 saya dan anak saya berobat k faskes dekat rumah,saya memang dilayani dan diperiksa jg diberi obat,namun anak tidak dilayani dengan alasan sudah lebih 2 x dibulan April sementara peraturan bpjs hanya boleh berobat 1x dalam sebulan( saat itu anak saya sudah 2 hari sakit mata dan diberi obat tetes mata tidak mempan) alasan Dokternya kalo lebih dari 1 x maka biaya ganti rugi dari pusat untuk biaya berobat pasien dipotong 90% jadi terpaksa dokter itu yg nanggung dari uang pribadi.dianjurkan datang tgl 2 mei jadi terhitung bulan baru.
yang ingin saya tanyakan :
1. apa memang ada peraturan seperti itu di bpjs ?
2. apa datangnya sakit bisa diatur dan kita minta hingga harus ditentukan 1 x dalam sebulan ?
3. kami sekeluarga ada 4 orang ,ayah,ibu dan 2 orang anak yang masih kecil 6 tahun dan 7 tahun yang belum tentu sakit tiap bulannya ( mudah mudahan selalu dlm keadaaan sehat walafiat)
4. bagaimana apabila ada sakit yg tiba tiba darurat dan perlu penangan medis sementara dia sudah ada berobat sebelumnya,apakah akan ditunda tindakan medisnya yg akan membahayakan nyawa pasien karena menunggu bulan depan ?
Mohon penjelasannya bagi pihak terkait BPJS….!
koko
Ass.wr.wb tanya misal surat rujukan bpjs ke rs A tetapi terus periksa ke rs lain denga Bpjs apa bisa?
agung
Mohon info, bapak saya dirujuk berobat ke dokter spesialis penyakit dalam di salah satu rumah sakit di Surabaya oleh Faskes 1, setelah menjalani pemeriksaan dan rawat inap serta kontrol, karena sakit yang diderita Bapak saya komplek, dokter spesialis penyakit dalam merujuk ke spesiali jantung untuk melakukan penanganan selanjutnya. Pertanyaan saya : pada saat dirujuk dari Faskes 1 ke rumah sakit jangka waktu yang diberikan 1 bulan dan jatah untuk kontrol 2 kali, apakah BPJS juga menanggung biaya rujukan dari dokter spesialis penyakit dalam ke penyakit jantung itu, mengingat jatah kontrol sudah habis ( 2 kali ) sudah digunakan, demikian Terima Kasih
ulyah
Mohon infonya mas, suami saya menderita kista di otak sebelumnya ia menggunakan asuransi untuk pengobatannya namun karena ia berhenti bekerja, sehingga tidak bisa melanjutkan pengobatan medis lagi dengan asuransi tersebut, dan sekarang suami saya sudah memiliki bpjs, lalu bagaimana penggunaan bpjs agar suami saya bisa melakukan pengobatan lagi di rumah sakit dengan dokter spesialis, karena yang saya tau jika melakukan pengobatan ke rs harus ada rujukan dari klinik faskes 1, kemarin waktu kami ke klinik kami tidak mendapat rujukan karena secara fisik suami saya terlihat baik dan disuruh kembali jika sedang kambuh sakitnya atau langsung saja ke rs, suami saya itu sakit dalam jadi secara fisik memang terkadang terliat biasa dan saat kambuh dia tidak bisa pergi untuk berobat, untuk berdiri saja dia tidak bisa, mohon sarannya mas
Yas
mohon info, seminggu yg lalu suami sy kontrol menggunakan bpjs ke rs. kuningan (daerah), kemudian karena keterbatasan alat dokter merujuk ke rs. jantung harapan kita . di surat rujukan tertulis nama dokternya. ternyata hari ini saya tiba di harkit. tapi dokter ybs prakteknya minggu depan lagi . dan itu dokter untuk anak bukan untuk dewasa. saya minta agar di tangani dokter siapa saja karena kita sudah jauh2 datang ke rumah sakit. kalau harus nunggu 1 minggu tidak ada untuk biaya hidup disini. tapi pihak rumah sakit bilang gak bisa di tangani menggunakan bpjs tersebut karena dokter yg namanya tercantum dari rujukan rumah sakit daerah sedang tidak praktek . mohon solusinya. saya pake bpjs karena tak ada biaya. sekarang sudah disini malah harus pulang gara2 dokternya lagi ga praktek . padahal saya minta dokternya siapa aja. toh rujukan dari puskes dan rumah sakit daerah sudah ada semua.
henry gunawan
saya calon peserta BPJS Kesehatan, dengan KTP di Kota Tangerang, tapi lokasi domisili saya lebih dekat dengan faskes tingkat 1 BPJS yang berada di Jakarta Barat, apakah diperbolehkan pada saat mendaftar kepesertaan saya memilih faskes tingkat 1 di jakarta Barat yg dekat dengan lokasi tempat tinggal ?
FITRIGAMA
Selamat siang….
Saya mau tanya bagaimana caranya agak faskes 1 memberikan rujukan ke Rumah Sakit di luar kota?
Keke
Saya mau bertanya, kemarin saya habis melakukan operasi tumor, karena buru-buru, jadi tidak sempat urus surat rujukan, padahal saya punya BPJS, dan saya memakai pembayaran umun. Kemudian saya di operasi di luar kota, di luar Faskes 1 yang terdaftar di kartu.
Apakah biaya operasi bisa di klaim ke BPJS?
admin
Semua harus pakai rujukan, setahu saya.
Kenapa Tagihan BPJS Kesehatan Naik ? Ketentuan Iuran 1 Keluarga
[…] pembaca blog yang menanyakan kenaikkan tagihan iuran BPJS Kesehatan. Mereka terkejut melihat besarnya tagihan saat akan menyetorkan iuran di ATM. Kami menemukan […]
anez warkula
mohon di jawab:
saya dan istri berencana akan melakukan persalinan ke luar daerah, saya sudah menganti faskes dari daerah asal ke daerah yang kami tujuh, masalahnya adalah faskes yang kami ingginkan di daerah yang kami tujuh ialah RSB tidak bisa digunakan dalam BPJS, sedangkan kami disarankan untuk memakai faskes PKM di daerah yang kami tujuh.
apakah bisa dari PKM rujuk ke rumah sakit bersalin yang kami ingginkan.
agus Firmansyah
saya periksa kehamilan isteri saya ke paskes yang ada di BPJS, kemudian isteri saya tanya? apakah bisa normal?karena anak pertama disesar namun jarak kehamilan sekarang 5 tahun. kata dr. paskes bisa namun untuk menjaga apabila harus operasi dr. paskes menyarankan untuk periksa di dr. kandungan. sekarang isteri saya sudah waktunya untuk melahirkan, dokter kandungan ngasih rujukan ke rumah sakit jaga-jaga kalo harus di operasi, yang jadi pertanyaan,apakah bisa surat rujukan dari dr. kandunan di pakai untuk kerumah sakit yang ditunjuk dr. kandunan? karena sejak usulan dari dokter paskes kami periksa rutin di dokter kandunan.
Dani
Maaf ,.Tanya soal rujukan istri habis waktu, kemana harus balik lagi memperpanjang surat rujukan tsb, Apakah ke RSCM lg atau faskes 1 lagi??..Ceritanya sy ma istri (Yang sakit Kanker) masih menjalani pemeriksaan buat Kemo di RS Fatmawati tgl 25 November (periksa darah) 26 (Daftar Kepolis Bedah) 27 November (Kemo) yang sebelumnya sy dapat rujukan dari RSCM pusat..Namun Surat Rujukan nya berakhir tgl 20 November…Mudah2an berguna pencerahannya bagi semua juga..sebelumnya Makasih jg BPJS Istri dah menjalani biopsi & operasi pengangkatan kanker Alhamd,.sy gak mengeluarkan biaya apapun.Terima Kasih sebelumnya
dendy syah putra
pasien asal jogja sedang ke jakarta,pasien di jakart terkena struk ringan dan akan berobat di jakarta.
apakah?bisa mengunakan BPJS untuk periksa di jakarta tanpa harus meminta surat rujukan di faskes 1 dikarenakan
faskes 1 di jogjakarta,apa bisa lapor ke kantor bpjs jakarta untuk pasien di pindahkan ke faskes jakarta selama masa perawatan.